Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dirjen Pendis: Pramuka Madrasah Strategi Kemenag Tanamkan Nilai Kebangsaan

INILAHCELEBES.ID, Bangka Tengah — Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin menegaskan bahwa Pramuka Madrasah menjadi bagian dari strategi Kementerian Agama dalam menanamkan nilai kebangsaan generasi muda.

“Pramuka nasional adalah sebuah strategi Kemenag dalam menginternalisasi nilai kebangsaan dan kemajemukan kepada para calon pemimpin bangsa,” kata Kamaruddin saat menjadi narasumber pada talkshow TVRI yang disiarkan langsung dari Bangka Tengah, Senin (15/5).

Live Talkshow TVRI bertajuk ‘Pramuka Madrasah Cinta NKRI’

Live Talkshow bertajuk ‘Pramuka Madrasah Cinta NKRI’ ini menjadi salah satu rangkaian Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) III di Bumi Perkemahan Selawang Segantang Babel. Kegiatan yang diikuti lebih kurang 800 pramuka utusan provinsi di seluruh Indonesia ini menurut Kamaruddin sangat strategis dalam rangka membangun generasi bangsa.

“Pramuka Madrasah yang hari ini berkumpul di Babel adalah generasi penerus bangsa yang strategi ketika kita mampu menginternalisasi nilai-nilai bangsa,” ujarnya.

“Pramuka strategis untuk menjaga kebhinekaan kita mendatang,” sambungnya.

Hadir di acara Talkshow ini para Kakanwil Kemenag se-Indonesia yang dikomandani oleh Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel Drs. H. Abd. Wahid Thahir, M.Ag.

Gubernur Erzaldi Rosman mengaku bangga provinsi yang dipimpinnya terpilih sebagai tuan rumah PPMN III. Menurutnya, masyarakat Babel dikenal sangat plural dan majemuk. PPMN bisa menjadi wahana untuk memperkenalkan nilai-nilai kemajemukan kepada adik Pramuka sejak dini.

“Toleransi di Babel sudah terbangun sejak ratusan tahun lalu. Ini harus dikenalkan kepada generasi sekarang. Jika sejarah tidak dikenalkan ke mereka, bisa berbahaya,” ujarnya.

“Ini momen luar biasa. Kami yang berkumpul disini memiliki tujuan bersama tentang pentingnya persatuan,” tambahnya.

Gubernur mengajak para Pramuka untuk tidak menganggap perbedaan sebagai sesuatu yang salah, tapi kekuatan yang dapat mempersatukan  Indonesia. “Dan itu ada di Pramuka,” tandasnya.

Sementara Waka Kwarnas Budi Prayitno mengingatkan tentang janji Pramuka. Menurutnya, setiap anggota Pramuka terikat pada janjinya yang berbunyi:

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :

  1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuaan Republik Indonesia.
  2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
  3. Menepati Dasa Dharma.

“Dengan satu janji yang sama, maka kita semua akan sangat sadar, bahwa meski berbeda, karena janjinya sama maka akan bersatu, saling menyanyangi, karena bersaudara,” tuturnya.

PPMN III berlangsung dari 14 – 20 Mei 2017, dan rencananya akan dibuka secara resmi besok (Selasa, 16 Mei 2017) oleh Menteri Agama RI H. Lukman Hakim Saifuddin di bumi perkemahan Selawang Segantang Kabupaten Bangka Tengah. (*)

Kiriman: Mawardy Siradj (Pelaksana Subbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Prov Sulsel)

Editor: Firman

Silahkan dibagikan

Comments

comments

redaksi

Read Previous

Home Industri “ABONKITA”, Dorong Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Read Next

Pra Syarat Seorang Guru Agama, Ada Baiknya Memiliki Beberapa Hal Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *