Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Alhamdulillah, Calon Jamaah Haji Sulawesi Selatan Embarkasi Makassar Patut Bersyukur Karena Hal Ini

INILAHCELEBES.ID, MAKASSAR – Kabar gembira kini menyelimuti masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya bagi para calon jamaah Haji. Pasalnya, pada tahun 2017 ini, Embarkasi Makassar mengalami penambahan jumlah kloter.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan yang dilaksanakan di Aula kanwil Kemenag Sulsel dan dihadiri oleh seluruh kepala kantor Kemenag dan kepala seksi Penyelenggara Haji dan Umrah kabupaten kota se-Sulsel, Kamis kemarin.

“Kalau beberapa tahun sebelumnya Embarkasi Makassar terdapat 27 Kloter dari 8 propinsi di wilayah timur Indonesia, tahun ini terdapat penambahan jumlah kloter menjadi 35 kloter,” kata Humas Kemenag Sulsel, Wardi Siradj, Jumat (19/5).

Wardi menambahkan, ini karena tahun 2017 ada penambahan jumlah kuota haji dari pemerintah kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia menjadi 221.000 jamaah. Untuk Sulsel sendiri yang sebelumnya 13 kloter mengalami peningkatan menjadi 16 kloter pada tahun 2017.

Menurut Wardi Kakanwil Kemenag Sulsel Abd.Wahid Thahir sangat berharap proses persiapan dan pelaksanaan Haji tahun ini bisa berjalan lancar dan sukses. Apalagi pihaknya telah menyerahkan kepada pengelola yang memiliki pengalaman bertahun tahun dalam mengelola haji, mulai dari sebelum pemberangkatan sampai kepada pemulangan.

“Terlebih tahun ini kita sudah bisa memanfaatkan sejumlah fasilitas pendukung tambahan seperti wisma haji baru, mokap pesawat dan sebagainya, sehingga kendala-kendala kecil dan sifatnya tekhnis, seperti penggunaan lift, toilet hotel, toilet pesawat, dan yang lainnya sudah bisa diajarkan dan dibiasakan kepada calon jamaah haji kita sebelum berangkat ke tanah suci,” lanjut Wardi

Pihak Kemenag Sulsel juga berharap agar nantinya PPIH di Asrama haji Sudiang Makassar bisa lebih proaktif dalam memberikan pelayanan kepada calon jamaah haji, mulai dari unsur kesehatan, imigrasi, otoritas bandara, maskapai. Kementerian agama sendiri harus selalu bersinergi, berkomunikasi dan berkoordinasi sehingga tidak ada lagi masalah yg timbul.

“Khusus untuk jadwal keberangkatan dan pemulangan sifatnya masih tentatif, sampai ada penetapan dari hasil pertemuan dan finalisasi akhir di Ditjen PHU Kemenag RI,” tutup Wardi.

Firman

Silahkan dibagikan

Comments

comments

redaksi

Read Previous

Lantik Muslimat NU Luwu, Majdah Agus Imbau Kader Berantas Narkoba

Read Next

Tingkatkan Layanan Transaksi Perbankan, BNI Sengkang Gelar Customer Gathering Agen46

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *