Di Hadapan Peserta Halaqah se-Sulsel, AG KH Sanusi Baco Nilai Warga NU itu Pemurah dan Moderat

INILAHCELEBES.ID, MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan menggelar Halaqah Dakwah Wasathiyah An Nahdliah di Auditorium KH Muhyiddin Zain Universitas Islam Makassar, Sabtu (20/5).

Dalam tausiahnya Rais Syuriyah NU Sulsel, Anregurutta KH M Sanusi Baco membahas tentang makna dakwah wasathiyah. Menurutnya Al Wasathiyah biasa diartikan moderat, secara bahasa berada pada dua sisi, tidak berlebih-lebihan.

“Al Wasathiyah bisa dipahami sebagai umat wasathiyah yang berarti umat Islam, dimana disifatkan 3 hal yakni, umat yang adil, umat yang selalu menegakkan kebenaran, dan umat yang selalu menjaga keseimbangan dalam segala hal,” jelas AG KH M Sanusi Baco.

Di hadapan seluruh pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah NU se-Sulawesi Selatan yang hadir, AG Sanusi Baco menuturkan, salah satu definisi keadilan adalah keseimbangan antara kewajiban dan hak. Menurutnya, kalau keduanya seimbang, maka itulah umat wasathiyah.

“Orang yang memiliki sifat wasathiyah biasanya adalah orang pemurah, jadi orang-orang NU itu semuanya pemurah,” ungkap Gurutta yang disambut tawa seluruh peserta.

Di sisi lain dalam berdakwah, NU senantiasa menjaga keseimbangan, menyebarkan nilai-nilai toleransi, Aswaja Annahdliah, serta selalu menganjurkan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

Sementara itu, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Gatot Edi Pramono dalam sambutannya banyak menyinggung tentang persatuan Indonesia, dimana Nahdlatul Ulama sebagai ormas Islam yang selalu menyuarakan dakwah toleransi, moderat dan selalu menjadi pelopor Bangsa ini.

“Keberagaman Indonesia adalah sebuah keniscayaan, maka ini harus kita jaga bersama-sama. Kita tahu perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia, tak terlepas dari perjuangan para Ulama NU. Berkat NU, maka NKRI sampai hari ini tetap terjaga, NU selalu bersuara untuk menjaga Pancasila,” tegasnya.

Gatot menuturkan, Kapolri dalam salah satu acara pernah menyampaikan bahwa NU adalah teman terbaik Polri. Olehnya itu, mereka berharap untuk bersama-sama menjaga kesolidan Bangsa ini.

Diketahui, sejumlah pemateri yang hadir pada halaqah itu di antaranya Guru Besar UIN Alauddin yang juga Ketua Lembaga Dakwah NU Sulsel, Prof. M. Ghalib, Katib Syuriyah NU Sulsel KH Ruslan, Rais Syuriyah NU Makassar KH Baharuddin HS, Ketua PW Muslimat NU Sulsel Majdah Agus Arifin Nu’mang, dan salah satu Mubaligh NU Makassar Ust. Amirullah Amri. (Ami/Firman)

Silahkan dibagikan

Comments

comments

redaksi

Read Previous

Tingkatkan Layanan Transaksi Perbankan, BNI Sengkang Gelar Customer Gathering Agen46

Read Next

Keren, PT BAF Sengkang Gandeng Wajo Nmax Owners Lakukan Aksi Donor Darah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *