Yuk, Salurkan Bantuan buat Pak Saha, sang Juru Parkir yang Kini Terkena TBC

INILAHCELEBES.ID, MAKASSAR – Kisah pak Saha yang mengharukan ini dikirimkan oleh seorang dermawan yang baik hati bernama Muh. Imran Tahir yang berprofesi selaku pegawai di BMKG Makassar. Berikut penuturannya:

Namanya pak Samsuddin biasa dipanggil pak Saha. Sehari-hari beliau tukang parkir dekat fotocopy dan warung samping Universitas Fajar Makassar, jalan Prof Abdurrahman Basalamah. Beberapa hari yang lalu ketika saya makan siang, saya perhatikan pak saha hanya duduk sembari memegang dadanya namun tetap bekerja sebagai juru parkir.

Selepas saya makan siang, saya mencoba menyapa beliau sekaligus menanyakan keadaannya. Ternyata beliau sedang sakit dan saya menyarankan beliau pulang ke rumah untuk istrahat. “Kalau saya tidak kerja pak, saya mau makan apa?” tuturnya singkat.

Sesaat saya terenyuh mendengarkan penuturannya.  Saya bujuk untuk makan siang tapi dia menolak. Mungkin karena beliau malu dan sungkan menerima pemberiaan orang lain. Akhirnya saya beranjak pergi sembari memaksa beliau menerima pemberiaan saya tuk sekedar pembeli sebungkus nasi. Saya juga tak lupa memberikan nomor HP saya dan mengambil nomor HPnya. Saya menyampaikan kalau seumpama dia butuh bantuan, bisa telpon ke saya.

Qadarullah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dengan kondisi lemah. Di ujung telpon, dia berkata lemah.

“Pak, tolong saya ke rumah sakit. Saya sudah sepekan baring di tempat tidur,” pintanya memelas. Terakhir dia mengirim pesan singkat/SMS  “Pa, tolong saya tidak kuat lagi”.

Saya bergegas mencari alamat rumahnya yang berada di pinggir kanal Sinrri Jala, jalan buntu yang berada di belakang RS. Ibnu Sina. Alhamdulillah berkat informasi dari tetangganya, saya berhasil menemukan rumah pak Saha.

Rumah panggung yang bukan miliknya dan hanya numpang bersama anak laki-lakinya yang baru berumur 10 tahun. Sehari-hari beliau tinggal sebatang kara bersama anaknya itu.

Setibanya di rumahnya, saya mencoba menghubungi Ambulance Home Care Makassar dan  alhamdulillah atas pertolongan Allah, pak Saha saat ini sudah berada di Balai Kesehatan Paru Makassar di Jalan Pettarani.

Menurut dokter yang periksa, pak Saha terindikasi terkena TBC yang sudah menahun dan butuh perawatan intensif. Kondisi fisiknya juga semakin menurun karena asupan gizi seadanya yang boleh dikata jauh dari 4 sehat 5 sempurna.

Dari informasi yang diperoleh, Sebenarnya beliau punya istri dan 3 anak perempuan, namun menurut pak Saha, sudah lama tidak bersama sedangkan istri dan anak perempuannya pergi ke Ambon dan memilih meninggalkan pak Saha bersama anak lelakinya. Praktis yang mengurus pak Saha selama sakit hanya bocah kecil tak berdosa yang baru berumur 10 tahun itu.

Sungguh pemandangan yang mengiris hati dan mengundang empati dari kita semua. Dengan penghasilan yang tidak seberapa dari profesinya yang hanya seorang juru parkir, pak Saha dan anaknya tentu sangat menderita, apalagi dalam kondisi sakit seperti sekarang ini. Anaknya itu juga terpaksa tidak sekolah dan memilih bekerja untuk membantu pak Saha sehari-harinya.

Untuk itu, saya mengajak kepada bapak/ibu, teman2 untuk membantu pak saha, minimal meringankan beban beliau yang saat ini sedang terbaring lemah di Rumah sakit.

Bagi yang ingin menjenguk beliau sekaligus menyalurkan sumbangan dapat langsung ke Balai Kesehatan Paru Makassar Jalan A. P. Pettarani 2 No. 43, Panakkukang atau ke Nomor rekening Mandiri 152 000 9760 527 atas nama Muh. Imran Tahir, HP/WA : 0852 9935 0981.

NB: Mohon konfirmasi jika transfer sumbangan. Sumbangan 100 % akan disampaikan ke pak Saha dengan amanah.

Kiriman: Muh. Imran Tahir

Editor: Firman

Silahkan dibagikan

Comments

comments

redaksi

Read Previous

Mau Bangun Keluarga Sakinah, Ini Resep yang Diberikan Kemenag Sulsel

Read Next

Arti Lambang Kabupaten Wajo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *