Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Gerilya Proses Pencalonan Haji Amran SE, Bakal Calon Bupati Wajo

Saya tulis bersama antara kegiatan Masif yang tepat 16 Juni 2016 ketika pertama gambar dan berbagai macam atribut mengatasnamakan Haji Amran SE, Bakal Calon Bupati Wajo menghiasi tanah Wajo.

Bergetar mengalir dalam setiap proses yang saya tempuh. Ocehan, cacian, dan ditertawai itu hal yang pertama muncul dalam telinga saya ketika bentangaan foto yang mengindikasikan ingin maju dalam proses pencalonan telah tersebar di sudut tanah Wajo. Anganku mengatakan Awal yang sangat sulit!!!

Hanya tersenyum dan tetap tegak memandang ke depan dengan restu Ilahi dan Istri Hajah Muna Amran dan keluarga besar serta kawan yang berada di sekeliling yang tak hentinya tetap memotivasi niat yang senantiasa terus bergelora.

Memulainya dengan Bismillah, hal yang senantiasa menjadi doa dan pesan dari sang istri, proses yang saya tempuh sangat sulit karena opini yang berlaku di masyarakat saya hanya orang biasa yang berani melawan arus.

Memulainya dengan baliho, dilanjutkan dengan pembentukan Tim yang diawali dengan memilih 14 orang yang terdiri 1 orang setiap Kecamatan ternyata memang sangat sulit, sekali lagi dengan Opini siapa orang ini? Itulah nada yang selalu muncul, pertemuan dilakukan berkali kali yang terlibat lebih puluhan orang.

Namun yang pada akhirnya bertemu dengan mereka 14 orang yang tak perlu saya sebutkan satu per-satu. Merekalah yang bersedia membantu dan mempercayai saya dan siap memberikan waktu pikiran untuk membantu saya. Singkat cerita dengan Awal dari pembentukan Korcam, akhirnya Tim kami telah terbentuk mulai dari Korcam, Kordes, Kordus dan Tim 10 hingga Tim 20 (yang kedepan akan ditindaklanjuti prosesnya).

Setelah tim ini terbentuk, akhirnya dengan segala kekurangan dan pro kontra yang lahir di msayarakat, saya sebagai seorang Bakal calon pendatang baru mampu bersaing dengan calon lainnya yang lebih dikenal dengan masyarakat dan Alhamdulillah mampu sejajar dengan calon lain.

Tingkatan level kinerja yang sekarang saya dan tim lakukan adalah melakukan pendaftaran dan Penjaringan di Partai Politik sebagai syarat mutlak maju seorang Calon Bupati. Tercatat ada 7 partai yaitu Gerindra, PDIP, PKS, HANURA, PKB, GOLKAR, dan PPP (yang akan segera dilakukan pengembalian) dan selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme partai tersendiri dan saya masih menunggu partai yang lain ketika telah membuka pemdaftaran penjaringan bakal calon.

Segala upaya saya tempuh untuk meyakinkan seluruh elemen masyarakat. Karena meyakinkan masyarakat adalah tantangan, mengingat masyarakat era milenia semakin cerdas sehingga jalan ke depan akan selalu diupayakan dengan segala upaya yang tetap selalu berdoa dengan Ilahi Sang Kuasa Tunggal.

Saya tulis sebagai pengingat akan proses yang saya lakukan, ke depan masih banyak hal saya dan tim saya lakukan mohon doa dan dukungan, tulisan ini saya tulis sebagai transparansi kinerja untuk masyarakat karena media sosial adalah cara interaksi yang selalu saya jaga karena pertemuan langsung sangat sulit mengingat luas dan wilayah kita membatasi.

Proses akhir saya serahkan kepada yang kuasa, yang dilakukan adalah bagaimana berusaha dan bekerja, karena “Proses Tak Akan Pernan Mengkhianati Hasil”

Ditulis oleh: Haji Amran SE (Ceo Kalimass Jaya Utama)

Silahkan dibagikan

Comments

comments

redaksi

Read Previous

Lantik PC Muslimat NU, Wagub Sulsel Sebut Lutim Potret Sampul Depan Sulsel

Read Next

Tunjukkan Loyalitas ke Nasdem, Anugrah Rela Mundur di Penjaringan Gerindra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *