Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kakanwil Minta Jamaah Perbaiki Niat Sebelum Berangkat Haji

INILAHCELEBES.ID, BANTAENG – Sebanyak 186 orang calon jemaah haji memadati aula Gedung PGRI Kabupaten Bantaeng guna mengikuti Pembukaan Manasik Haji tingkat Kabupaten Bantaeng, Rabu (21/6).

Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Agama Bantaeng melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah di 5 hari terakhir Bulan Ramadhan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan sedini mungkin kepada para calon jemaah haji sehingga bisa lebih mengerti dan bisa membiasakan praktek praktek ibadah haji.

Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Abd. Wahid Thahir menekankan agar seluruh Calon Jemaah haji memperbaiki niatnya sebelum berangkat, karena segala sesuatunya dimulai dari niat, niat berimplikasi juga pada keberkahan dan kemabruran haji.

“Yang lain adalah memperbanyak wawasan, pengetahuan serta pemahaman kita terkait ibadah haji, disinilah diperlukan Manasik Haji, bukan bermaksud menggurui akan tetapi tujuannya adalah untuk membentuk calon jemaah haji kita menjadi pribadi yang benar-benar siap menjalankan Rukun Islam yang Kelima,” kata Abd. Wahid Thahir.

Abd. Wahid menambahkan, faktor kesehatan juga menjadi salah satu yang utama, karena hampir sebagian besar dari semua  rangkaian Ibadah Haji membutuhkan kemampuan Fisik yang prima, olehnya itu, mulai saat ini jaga kesehatan masing masing, dan hindari hal hal yang memungkinkan kondisi kesehatan kita bakal terganggu, lanjutnya.

Kakanwil juga menegaskan, bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan dan pengelolaan Haji Tahun ini khususnya yang ada di Kementerian Agama bertekad akan memberikan pelayanan dan pembinaan kepada seluruh jemaah haji kita mulai dari sebelum pemberangkatan, proses pemberangkatan, bahkan sampai pemulangan nantinya, inilah pelayanan khusus yang bisa kami siapkan buat tamu tamu Alla.

Sesuai data tahun ini, Kabupaten Bantaeng ini menjadi kabupaten yang berada di urutan kedua nasional dengan daftar tunggu terlama yakni 28 tahun, yang posisi pertamanya masih dipegang oleh Kabupaten Sidrap yaitu 29 tahun.

Laporan: Wardy

Editor: Firman

Silahkan dibagikan

Comments

comments

redaksi

Read Previous

DPC Gerindra Wajo Bantah Beri Izin AUM Pakai Lambang Partai

Read Next

Ini Alasan AUM Ingin Jadi Bupati Wajo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *