Bantah Tudingan Ancam Mahasiswa, Irfan Saputra: Saya Hanya Beri Contoh

Anggota DPRD Wajo saat menerima aspirasi dari PMII Cabang Wajo

INILAHCELEBES.ID, Wajo – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Irfan Saputra membantah tudingan yang menyatakan dirinya mengancam mahasiswa saat melakukan aspirasi di kantor DPRD Wajo.

Dia menuturkan, saat itu dirnya hanya memberikan contoh, bahwa dalam demokrasi, perbedaan pendapat itu wajar-wajar saja.

“Saya mengatakan, bahwa saya inipun juga mahasiswa, memiliki banyak teman, sahabat, bahkan basis. Bisa saja teman-teman saya menyampaikan aspirasi, tidak sejalan dengan keinginan PMII,” kata Irfan, Jumat (11/10/19).

Menurutnya, tidak selamanya pendapat itu harus sama, termasuk aspirasi terkait penolakan RUU KPK beberapa waktu lalu.

Baca juga: Anggota DPRD Wajo Ancam Bawa Massa Tandingan, PMII Wajo: Sedikitpun Kami Tidak Takut!

PMII Wajo melakukan aksi damai di DPRD Wajo terkait RUU-KPK dan sejumlah isu lokal lainnya

“Saya ini terpilih dari perwakilan pemuda. Tidak mungkin saya melakukan hal-hal yang bisa merusak citra pemuda. Tidak ada maksud sedikitpun untuk mengancam mahasiswa. Justru saya ini mendukung, memberikan apresiasi kepada pemuda dan mahasiswa, khususnya PMII,” lanjut legislator partai Demokrat ini.

Sebelumnya, diberitakan aspirasi mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Wajo terkait RUU KPK dan sejumlah isu lokal lainnya. Juru bicara PMII Wajo sempat adu argumen dengan Anggota DPRD Wajo yang menerima aspirasi saat itu, salah satunya Irfan Saputra.

Saat adu argumen, Irfan Saputra mengeluarkan sebuah statement yang dianggap oleh mahasiswa dari PMII Wajo sebagai sebuah ancaman, yang langsung mendapat respon keras dari sejumlah aspirator.

 

Laporan: Firman

Silahkan dibagikan

Comments

comments

redaksi

Read Previous

Tergilas Ban Truk, Pengendara Motor Asal Soppeng Tewas di Tempat

Read Next

Beragam Kegiatan Bakal Warnai Hari Santri di Kabupaten Wajo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *